Tag Archive | ws rendra

Mutiara Fajar: Makna Sebuah Titipan

WS Rendra

WS Rendra, si burung merak, menyentil harkat kemanusiaan kita dengan sebuah pertanyaan: Sampai kapan kita berdagang dengan Tuhan?

***

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,

bahwa sesungguhnya ini hanya titipan

Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya,

bahwa hartaku hanya titipan Nya

Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?

Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?

Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh Nya?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,

kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,

kusebut dengan panggilan apa saja yang melukiskan bahwa itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dengan hawa nafsuku,

aku ingin lebih banyak harta, lebih banyak mobil, lebih banyak rumah,

lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan.

Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:

“aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku,

dan nikmat dunia kerap menghampiriku

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih

Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku” dan

menolak keputusan Nya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…

“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”