Tag Archive | intan pariwara

Saya yang Kembali

Assalamu’alaikum wr. wb.

Apa kabar, sobat? Tidak terasa sudah lebih dari 3 tahun saya tidak menyapa Anda melalui blog Rumah Dzaky. Ini bukan karena saya ingin memutus tali silaturahim di antara kita. Akan tetapi, karena ada sejumlah aktivitas yang menuntut saya untuk memusatkan perhatian ke sana. Di sela-sela kerja menelaah buku-buku yang dikerjakan oleh tim produksi, saya berkesempatan membantu Kang Ahmad Khoerul Fahmi untuk menggarap proyek penulisan biografi ulama yang diadakan Puslitbang Kementerian Agama RI. Pada tahun 2013 lalu saya dilibatkan sebagai editor dalam penulisan biografi KH Yusuf Al-Hafidz (Ajibarang, Banyumas)  dan KH Hisyam (Kalijaran, Purbalingga).

Setahun kemudian saya kembali membantu Kang Fahmi untuk proyek serupa. Kali ini ada lebih dari 30 ulama yang tinggal di Jawa Tengah bagian selatan yang kami dokumentasikan. Para ulama itu mendakwahkan ajaran Islam di sekitar daerah Purwokerto, Kebumen, dan Purworejo. Beberapa ulama legendaris Purworejo seperti KH Imam Puro, Syekh Ahmad Muhammad Alim Basaiban, dan Tuan Guru Luning termasuk yang saya dokumentasikan.  Dari dua pengalaman tersebut saya belajar banyak hal tentang hidup dan perjuangan mewujudkan cita-cita.

Kebahagiaan keluarga saya pun bertambah dengan hadirnya dua orang adik Dzaky. Alhamdulillah, rumah mungil kami kini lebih meriah. Tingkah polah Luqman dan Fikri menjadi pelepas penat saya setelah sepanjang waktu berkutat dengan kerja mengedit buku.

Nampaknya Allah SWT kembali menghadirkan suasana baru dalam kehidupan saya. Sejak November 2016 saya diberi tugas baru oleh PT Intan Pariwara. Sekarang saya tidak lagi di bagian produksi, melainkan di tim Training Center Intan Pariwara. Tim baru ini dibentuk untuk membekali karyawan IP dengan materi yang diperlukan dalam melaksanakan tugas dari perusahaan. Sasaran kerja tim Training Center bukan hanya karyawan baru. Pengembangan kinerja karyawan aktif dan pembekalan bagi mereka yang akan segera pensiun pun menjadi tanggung jawab tim kami. Tuntutan tersebut mendorong saya dan semua anggota tim TC belajar banyak hal tentang konsep dan persiapan pelatihan.

Fase baru dalam hidup saya ini menghadirkan banyak pengalaman baru yang membuka wawasan saya. Saya pun akan kembali mencoretkan hal-hal tadi dan berbagi cerita dengan Anda melalui blog ini. Insya Allah.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

 

Bukuku Pengalaman Hidupku

Saya ingin berbagi cerita tentang buku-buku yang pernah saya tulis dahulu. Tentang bagian-bagian yang menarik dari buku tersebut. Tentang proses penyusunan yang menawarkan tantangan berbeda. Atau tentang kesan saya terhadap buku tersebut.

Ketika saya bongkar tumpukan buku pribadi saya, ternyata ada sekitar 20-an judul buku yang melibatkan saya sebagai penulis ataupun editor. Saat saya masuk ke Intan Pariwara pada November 2003, produk andalan kami ialah buku pelajaran. Pertama kali masuk saya langsung disodori tugas menyusun buku teks Sosiologi untuk kelas X SMA/MA. Acuannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Ini masa membuktikan komitmen yang pernah saya kemukakan tentang pendidikan saat wawancara kerja. Setiap hari saya bekerja overtime untuk mengejar deadline.  Jam 15.45 bubaran kantor. Saya pulang ke kos untuk istirahat, mandi, sholat, dan makan. Pukul 19.30 saya sudah stand by di kantor meneruskan proyek buku pertama saya. Biasanya pukul 01.00 dini hari saya baru berangkat tidur. Begitulah ritme kerja saya di tahun-tahun awal dulu. Dengan ritme kerja demikian saya dan tim berhasil merampungkan 3 judul buku Sosiologi untuk SMA/MA.

Sesuai dengan perkembangan situasi, Intan Pariwara membuat pula buku-buku pendamping dan pengayaan pelajaran. Tugas menyiapkan naskah jenis ini pun pernah saya lakoni. Salah satu hasilnya ialah buku Selayang Pandang Provinsi Kalimantan Selatan.

Ada banyak informasi menarik yang diperoleh waktu hunting materi. Ada banyak kisah yang dialami saat menyusun buku semacam ini. Inilah yang ingin saya ceritakan nanti. Semoga bisa menumbuhkan kembali semangat saya dan Anda untuk berbagi hikmah.