Tag Archive | hak asasi manusia

PBB: Polisi Malaysia Penyiksa

KUALA LUMPUR | SURYA – Sebuah delegasi Perserikatan Bangsa-bangsa, Jumat (18/6), menuduh polisi Malaysia suka melakukan penyiksaan dan kekerasan demi mengorek pengakuan para tahanan. Tim ini menemukan adanya pelanggaran hak asasi manusia di Malaysia.

Ketua delegasi PBB, Malick Sow, mengatakan, pihaknya menemukan fakta bahwa para tahanan ‘menjadi korban penyiksaan atau perlakuan buruk untuk mendapatkan pengakuan atau bukti di rumah tahanan kepolisian’.

Tim utusan PBB ini mendesak pemerintah Malaysia membentuk tim independen untuk menyelidiki berbagai kasus kematian para tahanan polisi. Tim ini juga meminta Malaysia mengubah undang-undang keamanan yang memungkinkan penahanan tanpa batas waktu dan pengadilan.

Sow mengatakan, banyak orang ditahan di luar pengetahuan keluarga ataupun pengacara mereka. Banyak yang dikurung di sebuah ruang sempit tanpa makanan yang layak. Mereka juga dipukul, ditendang, bahkan diguyur air. “Banyak orang memilih dijebloskan ke penjara ketimbang dimasukkan tahanan polisi atau imigrasi. Mereka merasa lebih aman di penjara,” ungkap Sow.

Bersenjatakan undang-undang Internal Security Acts (ISA), aparat keamanan Malaysia berhak menahan orang dengan alasan apa pun. Bahkan dalam beberapa kasus orang ditahan tanpa mengetahui alasannya.

Anggota delegasi lainnya, Roberto Garreton, berpendapat, konvensi hak asasi manusia (HAM) internasional tidak dikenal ataupun dipraktikkan di negeri itu. “Di Malaysia tidak ada budaya hak asasi manusia,” tegas Garreton.

Tim PBB ini akan menyerahkan laporan lengkap temuan mereka kepada pemerintah Malaysia pada September mendatang. Kemudian memaparkan laporan akhirnya pada Badan Hak Asasi Manusia (HRC) PBB pada Maret 2011. Malaysia juga menjadi anggotanya. Negara anggota HRC yang gagal melindungi HAM rakyatnya bisa kehilangan keanggotaannya.

Utusan PBB ini juga mendesak pemerintah Perdana Menteri Najib Tun Razak untuk tidak lagi menempatkan para pengungsi, khususnya ibu hamil dan anak-anak, di tahanan imigrasi yang ‘terlalu penuh dan tak layak huni’.

Sementara itu, pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Malaysia Raja Azahar Abdul Manap, mengatakan pemerintah dalam proses memperbaiki tahanan-tahanan imigrasi. “Tidak lama lagi,” katanya. Namun, Raja Azahar menuduh negara-negara lain tidak bertanggung jawab atas warga negara mereka.

sumber: surya pos, 19 juni 2010

Iklan